.

Cara Mengkoneksikan Database Mysql Ke Website Php Terbaru 2018

: 741 | : | : 18 April 2018 | Programming


Kemong 69
- Kontributor

Tags | PHP | MySQL

Mengkoneksikan database ke php atau cara koneksi database PHP, sebenarnya bukanlah hal yang sulit untuk programmer "newbie". Jika kamu termasuk pemula, tentu pernah merasa kesulitan untuk mencari cara-cara atau tutorial menghubungkan database ke website PHP yang tepat dan mudah untuk pemula.

Kesulitan itu karena sebenarnya ada banyak cara untuk membuat sebuah website berbasis PHP, tetapi yang paling populer di luar sana untuk para "newbie" adalah menggunakan XAMPP dan PHPMyAdmin.
Kedua software tersebut akan mempermudah proses koneksi database PHP.

Oleh karena itu, pada artikel ini yang akan kita bahas adalah cara koneksi database PHP menggunakan PHPMyAdmin.

Rangkuman Singkat

Di artikel ini kamu akan mengkoneksikan database ke website PHP yang sudah berjalan di XAMPP ya. Jadi di artikel ini tidak ada cara untuk menginstall XAMPP di localhost. Kalau kamu belum punya server PHP yang berjalan di localhost, sebaiknya kamu ikuti tutorial sebelumnya.

Singkatnya, kamu harus membuat database, yang akan kamu gunakan. Membuat sebuah file koneksi database PHP. File koneksi ini nantinya akan dapat kamu gunakan berulang-ulang. Dan satu buah file untuk pengecekan koneksi database PHP.

    Daftar Isi

    • Ganti password admin 
    • Buat database baru
    • Buat folder baru di htdocs
    • Buat sebuah file PHP untuk menangani koneksi database
    • Buat sebuah file PHP baru untuk cek koneksi database PHP
    • Jalankan skrip

    Pada artikel sebelumnya kita telah mempelajari bersama-sama Cara Mempersiapkan Database Mysql Pada Localhost, selanjutnya di artikel ini kita akan mencoba cara menghubungkan database ke php

    1 : Ubah Password Admin

    Pertama akan saya beritahukan apa itu PHPMyAdmin, PHPMyAdmin adalah sebuah panel kontrol. Melalui panel kontrol ini kamu bisa membuat database baru, membuat tabel di dalam database tersebut dsb. 

    Untuk membuat database baru yang akan kita pakai untuk koneksi database ke PHP, buka browser kamu lalu ketikan localhost/phpmyadmin atau klik "Admin" di UI XAMPP.

    Ketika pertama kali kamu menginstall XAMPP, program tersebut akan membuat sebuah user bernama "root" untuk mengakses database.

    Karena user bernama root ini belum memiliki password, demi keamanan koneksi database PHP yang kamu buat, kamu harus menambahkan password untuk user tersebut.

    Cara mengganti password root adalah dengan pergi ke User Account, kamu akan mendapatkan user yang sama seperti gambar dibawah ini:

    change-password.png__758x48_q85_crop_subsampling-2_upscale.jpg
    
    

    Sekarang, klik "Edit privileges" lalu klik "Change Password", ketikan password yang kamu inginkan lalu simpan. Ingatlah password yang kamu masukan karena password ini nanti akan kamu gunakan saat proses koneksi database php.

    change-password-2-900x362.png__900x362_q85_crop_subsampling-2_upscale.jpg
    

     

    2. Membuat Database

    Sekarang, kembali ke halaman utama PHPMyAdmin, klik tombol "New" untuk membuat sebuah database MySQL baru yang akan kita koneksikan ke website PHP.

    create-db.png
    

    Pada jendela yang baru muncul, masukan nama dari database kamu sesuai kebutuhan, pakai saja nama "practice". Pilih utf8_general_ci untuk Collationnya, hal ini akan sangat membantu pemula seperti kamu membuat koneksi database ke website PHP sekaligus menangani segala queri  data yang akan kamu pelajari di tutorial ini. Sekarang klik Createdatabase kamu akan selesai dibuat.

    
    
    create-db-2.png
    

    Database MySQL yang baru saja kamu buat saat ini masih kosong, yang berarti tidak ada tabel sama sekali didalamnya. Kita akan mempelajari bagaimana caranya membuat dan memasukan data kedalamnya pada artikel ini

    
    tables-900x42.png

     

    3. Buat Sebuah Folder di htdocs

    Sekarang. cari folder dimana kamu memasang XAMPP dan buka folder htdocs (biasanya di c:/xampp). Buat sebuah folder baru didalam C:/xampp/htdocs/ dan beri nama apapun, disini kita gunakan saja nama "practice". Kamu akan menaruh seluruh dokumen web yang kamu butuhkan di dalam folder ini.
    Mengapa kamu harus membuat folder di htdocs? Itu karena XAMPP akan menggunakan folder-folder yang ada di htdocs untuk mengeksekusi dan menjalankan kode PHP yang kamu tulis.


     

    4. Buat File PHP Koneksi Database

    Buat sebuah file PHP baru dan beri nama apa saja yang kamu inginkan, disini kita akan memberi nama db_connection.php lalu simpan.

    Why ?
    Mengapa disini kita membuat file terpisah untuk koneksi database PHP?

    Karena jika nanti website yang kamu semakin besar dan rumit, biasanya website tersebut akan memiliki beberapa file PHP. Tidak jarang, banyak dari halaman-halaman website PHP yang menggunakan fitur memasukan data atau mengambil data yang tersimpan di database, seperti login, atau daftar user.

    Dengan file koneksi database PHP yang terpisah, kamu tidak perlu menuliskan kode koneksi database berulang-ulang. Nantinya kamu cukup menyertakan file PHP ini menggunakan fungsi  include(include db_connection.phppada bagian paling atas dari file lain yang akan kamu buat. 

    Tuliskan kode berikut ini ke file db_connection.php kamu :

    1. $dbhost adalah host dimana server kamu berjalan, biasanya ada di localhost.

    2. $dbuser adalah username dari database yang sebelumnya kita buat, yaitu root dan $dbpass adalah password yang sebelumnya kita masukan melalui phpmyadmin.

    3. $dbname adalah nama dari database yang akan kita pakai untuk koneksi database ke website PHP.


     

    5. Buat File PHP Cek Koneksi

    Buat sebuah file php baru untuk mengecek proses koneksi database ke website PHP. File ini kita gunakan untuk memastikan proses koneksi database PHP yang baru saja kita buat berhasil atau gagal. Beri nama apa saja, kali ini kita beri saja nama index.phplalu masukan kode berikut ini :


     

    6. Jalankan !

    Sekarang buka browser kamu dan pergi ke localhost/practice/index.php, jika kamu melihat tulisan

    Koneksi berhasil ! 

    maka kamu telah berhasil mengkoneksikan database ke website PHP kamu !. 


    Di tutorial berikutnya kita akan belajar membuat tabel dan menghubungkan form input ke database.

    Django, sebuah framework pengembangan web yang menghemat waktu kamu dan menjadikan proses pegembangan web menjadi ... Lihat selengkapnya »

    Untuk menampilkan data dari 2 tabel mysql dengan php tidak begitu rumit. Saat ingin menampilkan ... Lihat selengkapnya »



    Powered by: