Jasa Bantu Koding Skripsi Murah Harga Pelajar. WA aja dulu : 0838-4309-6913
COD / tanya tanya langsung area Tangerang. CodeIgniter/ Android / Django.

Cara Install Visual Studio Code Di Ubuntu

Ryo Suwito - Contributor

: | : 15 May 2018 | Programming

Cara Install Visual Studio Code Di Ubuntu

Cara Install Visual Studio Code Di Ubuntu

: | : 15 May 2018 | Programming
Tags | vs code | linux | ubuntu

Visual Studio Code adalah sebuah teks editor buatan Microsoft yang dapat berjalan di Windows, Linux ataupun macOS. VS Code ini berbasis Electron, Electron itu sendiri adalah sebuah framework yang digunakan untuk menjalankan aplikasi berbasis Node.js di komputer desktop. Hampir sama dengan Atom yang juga menggunakan framework Electron. 

Seperti kita ketahui, Microsoft adalah perusahaan perangkat lunak yang sangat besar. Salah satu alasan mengapa kita perlu mencoba fitur yang dibawa oleh VS Code adalah karena proyek ini di support oleh perusahaan besar yaitu Microsoft. Walaupun tidak selalu benar, adakalanya proyek yang di support oleh perusahaan seperti Google & Angular, Facebook & React, memiliki kelebihan dari segi kehandalan dll. dibandingkan dengan proyek-proyek open source yang hanya di support oleh komunitas.

Beberapa fitur yang dimiliki oleh VS Code ini tentunya tidak berbeda jauh dengan fitur-fitur yang ada pada text editor lainnya. Diantara fitur tersebut sudah menjadi "standar" yang harus dimiliki oleh text editor modern, seperti : fitur debugging, terintegrasi dengan Git control, syntax highlighting, intelligent code completion, snippets, dan code refactoring.

Seperti text editor lainnya, VS Code juga bisa dikustomisasi dengan mengganti tema, keyboard shortcuts, dan preferensi. Selain gratis, VS Code ini juga bersifat Open Source.

Screenshot_20180319_233339.png

Sampai disini, sepertinya tidak ada hal "Istimewa" yang dibawa oleh VS Code. Tapi kita coba eksplor lebih dalam dengan menginstallnya ke Linux, distro yang dipakai untuk contoh adalah LinuxMint yang merupakan turunan dari Ubuntu.

Walaupun GRATIS dan OPEN SOURCE, Microsoft ternyata menanamkan sebuah fitur di Visual Studio Code yang digunakan untuk mengumpulkan data pengguna dan mengirimkannya ke Microsoft, yah walaupun fitur ini bisa dinon-aktifkan tetapi tetap saja fitur ini akan aktif secara default. Bagi mereka yang sangat menjunjung privasi, tentunya sangat terganggu dengan "fitur" tambahan yang disisipkan oleh Microsoft ini. 

 

 

Tanpa Banyak basa-basi lagi, berikut ini adalah tahapan menginstall VS Code ke LinuxMint turunan Ubuntu :

1. Download VS Code terbaru dari situs resminya

Screenshot_20180320_001056.png


Pilih yang .deb untuk pengguna Distro turunan Debian dan Ubuntu, untuk pengguna linux versi 32 bit bisa menggunakan link "32 bit versions". Halaman downloadnya ada disni.

 

2. Buka Terminal, Pindah Directory ke Folder yang Berisi File ,deb

Screenshot_20180320_001655.png

Harap diperhatikan, mungkin saja nama filenya akan berbeda mengikuti nama versi terbaru yang dikeluarkan oleh Microsoft.
Masukan perintah berikut ini :

$ sudo dpkg -i code_1.21.1-1521038896_amd64.deb

 

3. Install Dependencies Package Tersebut ke Sistem Linux 

Screenshot_20180320_002054.png

Setelah package .deb tersebut berhasil di unpack, sekarang kita install Dependencies (library yang dibutuhkan VSCODE) ke sistem Linux dengan perintah sbb:

$ sudo apt-get install -f

Sampai disini kita telah menginstall VS Code dan berhasil membangun Dependency Tree yang nantinya dibutuhkan untuk mengupdate VS Code.

 

4. Update Sistem Linux

Screenshot_20180320_002544.png

Setelah melakukan proses Update, kita akan dapat melihat bahwa Repository VSCODE milik microsoft telah berhasil ditambahkan ke dalam sistem Linux. Dengan begitu ketika di kemudian hari kita ingin mengupdate VS Code ke versi yang terbaru dapat menggunakan perintah seperti biasa yaitu

$ sudo aptitude update
dan
$ sudo aptitude upgrade

 

 

Let's See VS Code In Action !

Halaman Selamat Datang di VS Code

Screenshot_20180320_004710.png

 

Buka Folder project yang langsung terintegrasi dengan GIT, mendukung hampir semua bahasa pemrograman modern seperti Python

Screenshot_20180320_004830.png

Dengan fitur yang otomatis mendeteksi bahasa pemrograman yang digunakan (dalam hal ini Python), VS Code bisa memberikan rekomendasi Extension terkait dengan bahasa yang dipakai untuk proses Debugging, Lynting, dsb. Lumayan memudahkan programmer, tidak perlu mengecek "extension store" satu persatu lagi seperti teks editor lainnya.

 

Screenshot_20180320_004854.png

 

Karena terintegrasi dengan GIT, VS Code dapat memberikan highlight perubahaan apa saja yang telah kita buat dan belum di "commit" dengan jendela yang bersebelahan. Salah satu fitur yang wajib dipakai oleh Programmer/ Web Developer yang bekerja secara intens menggunakan GIT Version Control System

Screenshot_20180320_005049.png

 

Selain memberi highlight, potongan kode mana saja yang belum di"commit", kita juga bisa melakukan perintah-perintah git seperti Commit, Push, Pull, dsb. 

Screenshot_20180320_005144.png

 

 

Selain terintegrasi dengan GIT, fitur lain yang cukup membantu adalah integrasi VS Code dengan terminal Linux. Jadi kita bisa menginstall dependensi (lewat pip install) langsung dari jendela VS Code.

Screenshot_20180320_005359.png

 

Satu lagi fitur yang penting adalah kemampuan VS Code menampilkan pesan error akibat dependensi yang tidak terpenuhi.

Screenshot_20180320_005505.png


Screenshot_20180320_005611.png

 

 

Kesimpulan

Walaupun saya terbiasa menulis source code menggunakan Sublime Text, kali ini saya cukup tertarik untuk menggunakan VS Code salah satunya karena fitur - fitur yang lumayan "cerdas" dan memudahkan seperti rekomendasi extension tersebut, integrasi git, highlight code yang belum di commit, dsb. Tapi kembali lagi pemilihan teks editor tidaklah hal yang terpenting. Jangan sampai waktu kita justru lebih banyak dihabiskan untuk mencoba-coba teks editor daripada menulis program. 

Jika ada ERROR atau masalah jangan ragu ragu untuk meninggalkan komentar. Atau kalau kamu mau respon yang lebih cepat, bisa follow . Silahkan komentar disana kita diskusi jika saya ada waktu senggang.

Saya harap satu rakyat Indonesia menjadi sedikit lebih pandai setelah membaca artikel ini. 

Share to your friends !


Powered by: