Jasa Bantu Koding Skripsi Murah Harga Pelajar. WA aja dulu : 0838-4309-6913
COD / tanya tanya langsung area Tangerang. CodeIgniter/ Android / Django.

Belajar Array Php Untuk Newbie, Array Multidimensi Php. Serta Penggunaan Foreach

Kemong 69 - Contributor

: | : 08 May 2018 | Programming

Belajar Array Php Untuk Newbie, Array Multidimensi Php. Serta Penggunaan Foreach

Belajar Array Php Untuk Newbie, Array Multidimensi Php. Serta Penggunaan Foreach

: | : 08 May 2018 | Programming
Tags | php

Rangkuman Singkat

Karena penggunaan array php sangat lah penting dalam dunia pemrograman website, di artikel ini kita akan membahas berbagai hal tentang array yaitu : pengertian array, cara membuat array, membuat array multidimensi, penggunaan perulangan untuk menampilkan data array PHP dan contoh program PHP menggunakan array.

Pengertian Array dan Fungsi Array pada PHP

Sebuah array pada bahasa pemrograman adalah sebuah variabel khusus yang digunakan untuk menyimpan beberapa nilai sekaligus dalam 1 buah variabel PHP. Contohnya, perpustakaan mempunyai daftar buku tentang pertanian, kamu bisa menyimpan semua judul buku yang berkaitan dengan pertanian ke dalam 1 variabel array.

Dengan array kamu bisa menambahkan, menghapus atau mengambil data yang ada didalam array tersebut dengan mudah.

Bentuk Umum Array di PHP

Contoh bentuk umum array pada PHP adalah sebagai berikut :

$mobil = array("Volvo", "BMW", "Toyota");

Variabel mobil berisikan beberapa nilai yang berupa nama-nama mobil. Disini kita bisa mencampurkan berbagai macam tipe data PHP dalam 1 array. Misalnya,

$toyota = array("2500cc", 450, "Camray");

Variabel toyota memiliki berbagai nilai yang berbeda tipe, yaitu campuran dari string dan integer, variabel ini disebut dengan Indexed Array.

Ada 3 macam / tipe array pada PHP :

  1. Indexed Array: adalah array yang memiliki nomor index untuk akses data dalam array.
  2. Associative Array: adalah array yang memiliki nama kunci untuk mengambil data di dalamnya
  3. Multidimensional Array: adalah array yang memiliki array lain di dalamnya.

Deklarasi Array Dalam PHP

Proses deklarasi dalam bahasa pemrograman itu sebenarnya punya arti yang sama dengan "membuat" sebuah variabel. Jadi, sebelum dapat memakai sebuah array, kita harus terlebih dahulu mendeklarasikan variabel tertentu sebagai array.

Untuk membuat array kita menggunakan fungsi bawaan PHP yaitu : array();

Contoh cara membuat array PHP dengan fungsi array() adalah sebagai berikut :

<?
php $buku = array("Programming_PHP", "PHP_Cookbook", "PHP_Master");
echo "Buku pemrograman PHP terbaik adalah  " . $buku[0] . ", " . $buku[1] . " and " .$buku[2] . ".";
?>

Array yang dihasilkan di atas disebut dengan indexed array. Perhatikan bahwa kita menggunakan nomor indexuntuk mengakses data dalam array $buku

Untuk mendeklarasikan array bertipe associative array bisa kita gunakan fungsi dibawah ini.

<?php
$nilai['Danang'] = "30";
$nilai['Japra'] = "40";
$nilai['Samson'] = "80";
?>

Berbeda dengan indexed array, pada associative array kita perlu menentukan nama kunci (KEY) yang akan kita gunakan untuk mengakses data dalam array tersebut. Kurang lebih maksudnya array bernama $nilai ini seperti sebuah lemari besar dengan beberapa laci. Nah, nama kunci (KEY) adalah nama dari laci yang ingin kita akses. Lalu data yang ada di dalam laci tersebut kita namakan nilai (VALUE).

Jadi, pada associative array, data yang tersimpan adalah pasangan dari Kunci dan Nilai (KEY & VALUE Pair).  Untuk mengambil nilai suatu nilai dari dalam array kita perlu nama kuncinya. Begitu juga ketika ingin menyimpan data, kita memerlukan nama kunci agar data yang tersimpan bisa kita ambil kembali dari dalam array.

Mengambil Nilai Array PHP

Indexed Array

Untuk mengambil nilai dari indexed array, kita bisa menggunakan nomor index.

Nomor index ini bertambah satu secara otomatis, atau manual. Nilainya dari nomor index ini selalu dimulai dari angka nol ( 0 ). Sebuah array yang berisi 5 nilai akan memiliki nomor index dari 0 - 4.

Contoh menampilkan data array PHP menggunakan nomor index adalah seperti ini :

<?php
$warna = array(“Green”,”Yellow”,”Blue”);
echo "Warna favorit saya adalah " . $warna[0] . "<br/>";
echo "Warna favorit adik saya adalah " . $warna[2];
?>

Masih menggunakan contoh kode diatas, untuk menghitung panjang data yang ada dalam sebuah array kita menggunakan fungsi count().

echo count($warna);

Associative Array

Seperti yang sudah kita singgung sebelumnya, untuk menampilkan data array yang berupa Associative Array, kita memerlukan kunci.

Contoh dari pengambilan nilai associative array PHP adalah seperti ini :

<?php
$umur = array("Danang"=>"30", "Japra"=>"40", "Samson"=>"80");
echo "Umur Danang adalah " . $score['Danang'] . " tahun.";
?>

Hasil dari potongan kode tersebut adalah :

"Umur Danang adalah 30 tahun."

Perhatikan saat kita memasukkan data ke dalam associative array, kita juga memasukkan nama kunci dari data yang ingin kita simpan.

Menambahkan Nilai ke Array PHP

Indexed Array

Untuk menambahkan data baru ke dalam sebuah array, kita menggunakan fungsi array_push(). Data yang kita tambahkan otomatis berada di urutan belakang dalam nomor index.

Contoh potongan kodenya adalah :

<?php
$warna=array("merah","hijau");
array_push($warna,"biru","kuning");
echo ($warna);
?>

Disini kita menambahkan 2 warna baru kedalam sebuah variabel bernama $warna. Data yang ditambahkan ini dapat kita ambil seperti biasa yaitu menggunakan nomor index $warna[2] dan $warna[3]. 


Jika menggunakan array_push(), data yang kita tambahkan akan berada di urutan terakhir, maka untuk menambahkan data baru ke urutan pertama kita menggunakan fungsi array_unshift().

Cara menggunakan array_unshift sama seperti array_push yaitu seperti ini :

<?php
$warna=array("merah","hijau");
array_unshift($warna,"biru","kuning");
echo ($warna);
?>

Sekarang, data yang baru saja kamu masukan bisa kamu ambil menggunakan nomor index 0 dan 1.


Associative Array

Sebenarnya, untuk menambahkan data baru ke dalam sebuah variabel associative array mudah saja. Kamu tinggal memasukan nama kunci baru beserta nilai yang akan kamu simpan. Misalnya,

<?php
$umur = array("Danang"=>"30", "Japra"=>"40", "Samson"=>"80");
$umur["Siska"] = "27";
echo "Umur Siska adalah" . $umur['Siska'] . " tahun.";
?>

Disini kita menambahkan anggota baru bernama Siska yang berusia 27 tahun.

Menampilkan Data dengan Foreach PHP

Perulangan / Foreach pada PHP adalah fungsi yang hanya dapat digunakan pada array. Fungsi ini berguna untuk mengambil data satu persatu dari dalam variabel array.

Contoh potongan kodenya adalah seperti ini :

<?php 
$warna = array("merah", "hijau", "biru", "kuning"); 

foreach ($warna as $nilai) {
    echo "$nilai <br>";
}
?>

Maksudnya adalah, potongan kode yang ada di dalam foreach akan terus berjalan berulang-ulang sampai kode tersebut mencapai data terakhir yang ada di dalam array $warna. Data yang ada di dalam array $warna dipindahkan sementara ke dalam variabel $nilai. Begitu selesai, data yang akan diambil bergeser 1. Begitu seterusnya hingga data yang terakhir diambil dari dalam array.

Array di dalam Array PHP

Array multidimensi adalah array yang didalamnya terdapat array lain. Misalkan kamu memiliki sebuah tabel seperti ini :

NamaStokTerjual
Buku Tulis1250450
Pulpen2800570
Buku Gambar3300123
Penggaris55076

Untuk merubahnya menjadi kode PHP, kita gunakan array multidimensi sebagai berikut :

$barang= array
  (
  array("Buku Tulis",1250,450),
  array("Pulpen",2800,570),
  array("Buku Gambar",3300,123),
  array("Penggaris",550,76)
  );

Perhatikan bahwa dalam tabel kita menggunakan kolom dan baris untuk mengambil data. Misalnya untuk mengambil data stok buku gambar maka kita perlu mengambil data dari baris 3 dan kolom ke 3. Begitu juga saat data yang kita simpan berada dalam array multidimensi, untuk mengambilnya kita perlu menentukan index baris dan index kolomnya.

Contoh potongan kodenya adalah seperti ini :

echo "Stok Buku Gambar yang tersedia adalah : " .$barang[2][2] ."buku"; 

Ingat-ingat, nomor index array dimulai dari angka 0, jadi ketika kamu ingin mengambil data di kolom 3, nomor indexnya adalah 2.

Share to your friends !


Powered by: