Jasa Bantu Koding Skripsi Murah Harga Pelajar. WA aja dulu : 0838-4309-6913
COD / tanya tanya langsung area Tangerang. CodeIgniter/ Android / Django.

Cara Menyimpan Data Sementara Php Sessions

Kemong 69 - Contributor

: | : 23 April 2018 | Programming

Cara Menyimpan Data Sementara Php Sessions

Cara Menyimpan Data Sementara Php Sessions

: | : 23 April 2018 | Programming
Tags | php

Apa itu Session di PHP

Untuk menyimpan data sementara yang bisa diakses oleh beberapa halaman dalam satu website, kita bisa menggunakan fitur session di PHP. 

Apa itu session/ sesi? Sebuah sesi (session) adalah sebuah file sementara yang disimpan pada sebuah server dengan membuat variabel dan menyimpan nilai dari variabel tersebut. Data dan variabel yang tersimpan ini biasanya berbeda antara satu pengunjung dengan pengunjung lainnya. Oleh karena itu, data sebuah session bisa diakses dari beberapa halaman sebuah website dengan batas waktu 1 kali kunjungan pengguna.

Sederhana-nya, data sebuah session biasanya akan hilang sesaat setelah seorang pengunjung menutup website kita.

Dimana Menyimpan Session?

Untuk menyimpan sebuah session pada php, kita menggunakan sebuah directory atau folder sementara yang berada pada sebuah server. Lokasi dari folder sementara ini ditentukan dengan pengaturan yang ada di filephp.iniyang disebut session.save_path. 
Sebelum menyimpan data session, setel lokasi folder sementara ini dengan benar.

Jadi, singkatnya data sementara yang bernama session ini adalah berupa variabel yang memiliki nilai tertentu. Kita menyimpan nilai tersebut ke dalam sebuah file bernama session karena variabel tersebut perlu kita akses dari berbagai macam halaman website kita. Dengan menggunakan session, kita tidak perlu memasukkan sebuah variabel sementara ke dalam database, atau membuat sebuah tabel untuk menyimpan variabel sementara ini.

Cara Kerja Session di PHP

Session pada PHP bekerja dengan cara sebagai berikut:

  • Pertama-tama PHP membuat sebuah ID untuk sebuah sesi yang berupa string acak misalnya seperti 3c7foj34c3jj973hjkop2fc937e3443.
  • Sebuah cookie bernama PHPSESSID secara otomatis dikirimkan ke komputer pengunjung untuk menyimpan string berupa ID sesi yang baru saja dibuat.
  • Sebuah file secara otomatis dibuat di server yang menjalankan PHP tersebut dengan lokasi penyimpanan sama dengan lokasi yang sudah ditentukan di dokumen php,ini. Biasanya nama file sama dengan id session. Misalnya sess_3c7foj34c3jj973hjkop2fc937e3443.

Ketika seorang pengguna mengakses halaman berbeda di website kita, dan skrip PHP yang kita miliki ingin mengambil data yang tersimpan dalam sebuah variabel sesi, PHP secara otomatis mendapatkan ID sesi tersebut dari PHPSESSID cookie. Mengunakan PHPSESSID yang dikirim oleh komputer pengguna, PHP kemudian akan mencari folder sementara tempat dimana sebuah file sesi disimpan. Setelah itu, PHP akan membaca variabel yang ada di dalam file session yang memiliki nama sama dengan ID Session yang dikirim oleh komputer pengguna.

Sebuah session/ sesi berakhir ketika pengguna website menutup web browser mereka atau meninggalkan website kita, Server PHP yang kita miliki akan menghapus session yang telah melampaui jangka waktu yang sudah ditentukan. Misalnya, sebuah file session akan kadaluarsa setelah 30 menit. File session yang dibuat lebih dari 30 menit yang lalu akan dihapus oleh PHP.

Cara Menggunakan Session di PHP

Untuk mulai menyimpan sebuah session di PHP, kita bisa menggunakan fungsisession_start(). Fungsi ini pertama-tama akan melakukan pengecekan apakah sebuah session sudah ada, dan jika belum ada maka akan dibuat sesi baru. Sangat direkomendasikan untuk memanggil fungsi session_start()ini pada bagian awal dari sebuah halaman.

Variabel sesi yang akan kita simpan berada dalam sebuah array yang bernama $_SESSION[]. Variabel ini bisa diakses selama sebuah session belum kadaluarsa.

Contoh potongan kode berikut ini adalah cara untuk membuat sebuah session. Kemudian kita akan menyimpan sebuah variabel bernama counter. Variabel counter ini akan terus meningkat nilainya tiap kali pengguna mengunjungi sebuah halaman selama sesi tersebut berlangsung.

Make use of isset() function to check if session variable is already set or not.

Kamu dapat menggabungkan potongan kode ini dengan file PHP yang sudah kamu punya. Gunakan fungsi isset() untuk melakukan pengecekan apakah sebuah variabel sesi sudah di set atau belum. 

Setelah menuliskan potongan kode berikut ini, tekan refresh / buka secara berulang-ulang halaman website tersebut. Lihat apakah variabel counter bertambah setiap kamu me-refresh halaman tersebut.

<?php
   session_start();
   
   if( isset( $_SESSION['counter'] ) ) {
      $_SESSION['counter'] += 1;
   }else {
      $_SESSION['counter'] = 1;
   }
	
   $msg = "Kamu telah mengunjungi halaman ini ".  $_SESSION['counter'];
   $msg .= "dalam sesi terakhir.";
?>

<html>
   
   <head>
      <title>Belajar Menyimpan Session di PHP</title>
   </head>
   
   <body>
      <?php  echo ( $msg ); ?>
   </body>
   
</html>

Menghapus Sebuah Session di PHP

Untuk menghapus seluruh variabel dari sebuah session, bisa kita gunakan fungsi session_destroy(). Fungsi ini akan menghapus semua variabel pada sebuah sessi dari seorang pengguna. Jika kita ingin menghapus beberapa variabel saja dari sebuah sesi, kita harus menggunakan fungsi unset() untuk menghapus satu variabel tersebut.

Berikut ini adalah contoh untuk menghapus 1 variabel di dalam session, dan contoh untuk menghapus keseluruhan variabel yang ada di dalam sebuah session.

<?php
   unset($_SESSION['counter']);
?>
<?php
   session_destroy();
?>

Share to your friends !


Powered by: